Thursday, November 19, 2015

Duhai Hati

Duhai hati yang sedang gundah, luangkan sedikit waktumu untuk membaca surat dari hatiku Surat yang tertulis karena kebosanan nya denganku, yang tak bisa menyampaikan apa yang dia inginkan Hatiku tahu engkau sedang gundah, gelisah, dan sedih Bukan karena kepintaranku menebak..Karena sekuat apapun kemampuanku menebak, takkan mampu kutebak isi hatimu…Tapi sorot matamu yang terlalu jelas terbaca oleh hatikuMaka itu sejenak ajaklah hatimu bicara, apa benar dugaan hatiku? 

Sungguh, kalau aku bisa melepaskan hatiku sendiri, ingin rasanya kulepaskan agar dia puas berbicara dan bercengkerama dengan hatimu tapi aku tak mampu Duhai hati yang kucintai, Aku tak mungkin mengizinkan hatiku pergi seorang diri, karena kutahu pasti dia akan terluka Maka itu, tertulis lah surat ini untuk hatimu  Duhai engkau, yang memiliki hati tujuanku Tahukan engkau bahwa setiap hari hatiku menjerit??? bukan karena aku menyakitinya tapi dia menyakiti dirinya sendiri, mengharapkan pertemuan dengan hatimu yang tak kunjung datang Aku yakin kau juga tak tahu, kalau hatiku selalu bernyanyi sedih saat mendengar hatimu telah dimiliki oleh hati yang lain Apakah aku harus menyalahkan mu duhai Pujangga yang kucintai??? Sungguh, bukan itu maksudku!! 

hatikupun tahu itu…bahwa kau dan hatimu adalah 2 nyawa dan engkau selalu mengikuti kemana hatimu menuju Terkadang hatiku mengira bahwa engkau dan hatimu datang kepadaku dan menyapa lembut hatiku ituTapi, mungkin penantiannya kini sudah tak berarti,,,  Duhai engkau, sang pemilik hati lembut yang gundah itu sekarang tak perlu kau risaukan lagi dengan hatiku tetapkanlah hatimu untuk dia, yang tercinta, yang kan membuat engkau dan hatimu bahagiadan hatiku??????Tadi malam hatiku sudah berjanji, akan berusaha pergi dari hatimu, takkan mengetuk pintunya lagi, agar engkau tenang dalam tidur dan jaga mu Surat ini, hanya sebuah permintaan dari hatiku, yang ingin berpamitan padamu, duhai hati yang kusayangi Hatiku bilang, dia menyerah mengetuk pintu hatimu, dia akan pergi dari halaman cinta itu dan mencoba merangkak meneruskan perjalanannya..doakan kepergiannya, duhai hati yang kucintai…  Bila dia sudah jauhhh…jauuuuuuuuuuhhh sekali…maka ingatlah,,bahwa dulu sampai sekarang, dia adalah pemujamu, dia adalah hati yang selalu menunggu kehadiranmu dan hatimuAgar dia bisa tersenyum melanjutkan langkahnya
readmore »»